Mamuju, Quantumnews.id – Dalam upaya memperkuat peran generasi muda sebagai agen perubahan, Pelopor Muda Inspirasi Kesehatan (PMIK) Sulawesi Barat menggelar Pelatihan Interaktif bertema “Membangun Jiwa Kepeloporan Pemuda dalam Mengawal Pembangunan Daerah” di Hotel De Shanum Mamuju, pada 24–25 Juli 2026.

Kegiatan ini diikuti oleh 50 peserta yang berasal dari berbagai organisasi dan elemen kepemudaan di Kabupaten Mamuju. Pelatihan tersebut menjadi wadah pembinaan bagi pemuda untuk meningkatkan kapasitas kepemimpinan, memperkuat wawasan kebangsaan, serta mendorong keterlibatan aktif dalam mengawal pembangunan daerah.

Pelatihan secara resmi dibuka oleh Sekretaris Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Sulawesi Barat, yang dalam sambutannya menekankan pentingnya peran pemuda sebagai pilar utama pembangunan bangsa.

Ia menyampaikan bahwa pemuda merupakan aset berharga yang harus terus dibina agar memiliki karakter kepemimpinan, semangat kolaborasi, dan kepedulian terhadap berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.

“Kemajuan daerah tidak hanya ditentukan oleh pemerintah, tetapi juga oleh partisipasi aktif generasi muda. Pemuda harus mampu menjadi pelopor perubahan, menghadirkan inovasi, serta mengawal pembangunan agar berjalan secara transparan, inklusif, dan berpihak pada kepentingan masyarakat,” ujarnya saat membuka kegiatan.

Ketua Panitia Pelaksana menyampaikan bahwa pelatihan ini diselenggarakan sebagai ruang belajar sekaligus ruang kolaborasi bagi para pemuda dari berbagai latar belakang organisasi. Menurutnya, tantangan pembangunan saat ini membutuhkan generasi muda yang tidak hanya kritis dalam melihat persoalan, tetapi juga mampu menghadirkan solusi yang nyata.

Selama dua hari pelaksanaan, peserta akan mengikuti berbagai sesi pelatihan yang dikemas secara interaktif melalui diskusi, pemaparan materi, studi kasus, hingga berbagi pengalaman. Berbagai materi yang disajikan berfokus pada penguatan jiwa kepemimpinan, kepeloporan pemuda, partisipasi masyarakat dalam pembangunan, serta strategi membangun kolaborasi lintas sektor.

Selain menjadi ruang peningkatan kapasitas, kegiatan ini juga diharapkan mampu mempererat sinergi antarorganisasi kepemudaan di Sulawesi Barat. Dengan terbangunnya jejaring yang kuat, para peserta diharapkan mampu menjadi motor penggerak berbagai inisiatif positif yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Ketua Pelopor Muda Inspirasi Kesehatan Sulawesi Barat mengatakan bahwa organisasi yang dipimpinnya berkomitmen untuk terus menghadirkan program-program pemberdayaan pemuda yang berorientasi pada peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Menurutnya, pemuda tidak cukup hanya memiliki semangat, tetapi juga harus dibekali dengan kemampuan berpikir kritis, kepemimpinan yang kuat, serta kemampuan berkolaborasi agar mampu menjawab tantangan pembangunan di masa depan.

Melalui pelatihan bertema “Membangun Jiwa Kepeloporan Pemuda dalam Mengawal Pembangunan Daerah”, PMIK Sulawesi Barat berharap lahir generasi muda yang tidak hanya aktif dalam organisasi, tetapi juga mampu menjadi mitra strategis pemerintah dan masyarakat dalam mengawal pembangunan yang berkelanjutan.

Dengan semangat kolaborasi dan kepeloporan, para peserta diharapkan menjadi agen perubahan yang mampu menginspirasi lingkungan sekitarnya, mendorong lahirnya inovasi, serta memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan Sulawesi Barat. Sebab, pembangunan yang kuat akan lahir dari generasi muda yang memiliki integritas, kepedulian, dan keberanian untuk mengambil peran dalam membangun daerahnya.

Share:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *