Mamuju, Quantumnews.id – Aura kemeriahan menyambut Hari Jadi Mamuju ke-486 makin terasa nyata. Melalui agenda bertajuk “Festival Nelayan Mamuju Keren: Eco-Fun Day”, Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Mamuju tengah merampungkan seluruh persiapan.

Bertempat di Kampung Nelayan Merah Putih, Desa Sumare, Kecamatan Simboro, perhelatan akbar ini dipastikan siap digelar dengan kesiapan yang kini telah menyentuh angka hampir 100 persen.

Salah satu daya tarik utama yang paling dinantikan adalah pasokan komoditas perikanan unggulan daerah. Panitia mengonfirmasi bahwa partisipasi persiapan logistik, khususnya Ikan Bandeng segar yang didatangkan langsung dari wilayah Sampaga dan Papalang, telah dipastikan aman. Tidak hanya bandeng, berbagai jenis ikan konsumsi segar lainnya juga tengah disiapkan secara masif oleh panitia untuk memanjakan seluruh masyarakat dan tamu undangan yang hadir.

Berdasarkan rancangan susunan acara, kegiatan ini akan diisi oleh beragam agenda strategis dan edukatif. Mulai dari penyerahan alat tangkap perikanan, pemberian santunan BPJS Ketenagakerjaan, pembagian dan penanaman mangrove, pelayanan publik gratis (seperti kartu nelayan KUSUKA, SIM, NIB, hingga layanan kesehatan), hingga Gerakan Makan Ikan (GEMARI) dan workshop memasak ikan sehat yang melibatkan DKP Mamuju berkolaborasi dengan DKP Provinsi Sulbar serta PKK.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Mamuju, Muhammad Yusuf, S.H., M.H., menyampaikan rasa haru sekaligus bangganya atas dedikasi luar biasa yang ditunjukkan oleh seluruh elemen kepanitiaan. Dengan nada bicara yang bergetar penuh semangat, ia menggambarkan bagaimana perjuangan di balik layar demi menyukseskan pesta rakyat ini.

“Saya menyaksikan sendiri bagaimana keringat dan waktu dikorbankan tanpa henti oleh seluruh panitia. Semangat mereka tidak sekadar bekerja, melainkan seperti mengalirkan jiwa mereka ke dalam acara ini. Melihat progres yang malam ini telah menyentuh hampir 100 persen, ada rasa haru yang mendalam. Mereka bertarung dengan waktu, memastikan setiap detail sempurna demi memuliakan para nelayan kita dan menyambut masyarakat di Desa Sumare,” ujar Muhammad Yusuf dengan penuh emosional dan dramatis.

Beliau juga menambahkan, “Festival ini bukan sekadar perayaan seremonial, melainkan simbol kebangkitan, ketangguhan, dan rasa syukur atas melimpahnya hasil laut Mamuju. Dengan pasokan ikan segar dari Sampaga, Papalang, dan wilayah lainnya yang sudah siap, kami ingin memastikan bahwa ‘Pesta Nelayan Sumare’ ini akan menjadi catatan sejarah yang indah bagi kemajuan daerah kita.”

Acara yang mengusung tema “Nelayan Kuat, Laut Lestari, Mamuju Maju” ini dijadwalkan akan dihadiri langsung oleh Bupati Mamuju, Dr. Hj. Sitti Sutinah Suhardi, S.H., M.Si., bersama jajaran Forkopimda, serta dimeriahkan oleh berbagai hiburan rakyat seperti tari penyambutan hingga stand-up comedy
sunting jai dan judul

Share:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *