Mamuju, Quantumnews.id – Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat melalui Dinas Perkebunan menggelar rapat perencanaan bersama PT Mars Symbioscience Indonesia untuk pembentukan kebun percontohan di Kebun Induk Perkebunan Batu Panga Da’ala. Rapat dilaksanakan di Ruang Rapat Dinas Perkebunan Sulbar, Jumat, 1 Agustus 2025.
Rapat dipimpin oleh Sekretaris Dinas Perkebunan Sulbar, Andi Sitti Kamalia, dan dihadiri oleh Tim PT Mars, para kepala bidang, serta pejabat fungsional lingkup Dinas Perkebunan.
Agenda pertemuan membahas sejumlah hal penting terkait pelaksanaan pembentukan kebun percontohan, termasuk kebun sumber benih (kebun induk) dan rencana peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM), agar seluruh tahapan kegiatan dapat berjalan terencana dan terstruktur.
Sohra, perwakilan dari PT Mars, menekankan pentingnya perencanaan yang matang sebelum pelaksanaan kegiatan di lapangan.
“Kita harus melakukan perencanaan dengan baik agar kegiatan di lapangan dapat berjalan lancar dan terstruktur,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Perbenihan dan Produksi, Muliadi, menyampaikan bahwa pelaksanaan kegiatan sudah bisa dimulai sejak Agustus 2025, dengan target penanaman pada April atau Mei 2026.

“Pembibitan kakao membutuhkan waktu sekitar enam bulan. Kita targetkan penanaman bisa dilakukan pada April atau Mei tahun depan,” jelas Muliadi.
Rencana ini merupakan tindak lanjut dari kerja sama yang telah disepakati antara Pemprov Sulbar dan PT Mars dalam rangka pengembangan sektor perkebunan, khususnya kakao, secara berkelanjutan dan berbasis kemitraan.





