Mamuju,Quantumnews.id Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Sulawesi Barat mendorong pemerintah kabupaten di Sulbar untuk lebih proaktif menjemput dukungan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK)/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH), terutama dalam pengelolaan sampah.

Kepala DLH Sulbar, Zulkifli Manggazali, mengatakan bahwa kementerian siap memberikan dukungan teknis, pembiayaan, hingga asistensi regulasi. Karena itu, pemerintah kabupaten diminta segera menyusun proposal atau Term of Reference (ToR) yang sesuai kebutuhan daerah masing-masing.

“Jangan sampai bantuan pusat tidak sesuai kebutuhan di lapangan. Maka, kabupaten perlu mengajukan permintaan resmi agar program ini tepat sasaran,” tegas Zulkifli, Selasa, 4 Juni 2025.

DLH Sulbar, lanjutnya, siap mendampingi penyusunan proposal agar lebih terarah dan cepat mendapatkan respons dari pusat.

Zulkifli juga menyoroti pentingnya memanfaatkan asistensi regulasi dalam penyusunan Peraturan Daerah (Perda) tentang pengelolaan sampah.

“Persoalan sampah memang kewenangan kabupaten, tapi provinsi tidak tinggal diam. Kami hadir untuk berkolaborasi, sesuai arahan Gubernur Suhardi Duka,” jelasnya.

Ia menambahkan, pengadaan sarana dan prasarana seperti mesin pemilah sampah menjadi kebutuhan mendesak bagi setiap daerah. Untuk jangka panjang, penguatan bank sampah dan penerapan sistem Reduce-Reuse-Recycle melalui Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPS3R) harus menjadi fokus utama.

“Kalau kita tidak mulai dari sekarang, target zero TPA pada 2030 tidak akan tercapai. Solusinya bukan lagi membuang ke TPA, tapi mengelola sampah dari hulunya,” tutup Zulkifli.

Share:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *