Mamuju, Quantumnews.id — Wakil Gubernur Sulawesi Barat, Salim S Mengga, menghadiri kegiatan Brainstorming Ekosistem Kewirausahaan Sehat melalui gerakan penciptaan 1.000 wirausaha muda Sulawesi Barat yang digelar secara virtual oleh Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar) bersama Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi serta UNDP, Senin, 7 Juli 2025.

Kegiatan ini diikuti dari Ruang Rapat Wagub Sulbar, turut hadir Plh. Sekprov Sulbar, Herdin Ismail.

Salim S Mengga mengapresiasi inisiatif Unsulbar dalam membangun ekosistem wirausaha lokal berbasis potensi daerah. Ia menegaskan bahwa program ini sangat sejalan dengan visi-misi Gubernur dan Wakil Gubernur Sulbar (SDK-JSM), yakni membangun ekonomi inklusif dan berkelanjutan, mempercepat pengentasan kemiskinan, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Salah satu potensi yang disorot Wagub Salim adalah tanaman aren, yang tersebar luas di kawasan perbukitan Sulawesi Barat. Selama ini hanya dimanfaatkan sebagai bahan baku gula merah, padahal aren memiliki potensi lebih besar—mulai dari gula semut organik, nira siap minum, serat ijuk ramah lingkungan, hingga bioetanol sebagai energi terbarukan.

“Ini bisa jadi komoditas unggulan UMKM, mendukung ekonomi sirkular yang ramah lingkungan, dan sejalan dengan tren global menuju energi hijau,” ujarnya.

Selain aren, Wagub Salim juga mendorong pengembangan produk berbasis kakao lokal. Kakao Sulbar, menurutnya, sangat potensial diolah menjadi produk bernilai tambah seperti cokelat kemasan, bubuk minuman, hingga sabun berbahan kakao yang digemari pasar ekspor.

Ia juga berharap agar kopi lokal dari Mamasa bisa diolah menjadi kopi kemasan siap seduh sebagai bagian dari pariwisata kreatif Sulbar.

“Pemberdayaan UMKM berbasis potensi lokal adalah jalan terbaik menuju Sulbar yang maju dan sejahtera,” pungkasnya.

Share:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *