Mamuju, Quantumnews.id – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) kembali mengambil langkah antisipatif terhadap potensi bahaya pohon tumbang, khususnya di wilayah Kabupaten Majene.
DLH Sulbar kini menjalin koordinasi intensif dengan DLH Kabupaten Majene untuk melaksanakan program pemangkasan pohon-pohon besar yang dinilai berisiko terhadap keselamatan masyarakat dan pengguna jalan.
Kepala DLH Sulbar, Zulkifli Manggazali, mengatakan bahwa pemeliharaan pohon di sepanjang jalan provinsi merupakan tanggung jawab Pemerintah Provinsi melalui beberapa instansi teknis, termasuk DLH, Dinas PUPR, dan Dinas Perhubungan.
“Pemasangan tanda peringatan di titik-titik rawan pohon tumbang juga menjadi bagian dari upaya kami untuk meningkatkan kewaspadaan dan keselamatan pengguna jalan,” jelas Zulkifli, Jumat (4/7/2025).
Meski demikian, ia menekankan pentingnya sinergi dengan pemerintah kabupaten/kota agar pelaksanaan di lapangan bisa berjalan lebih efektif dan responsif.
“Kegiatan monitoring dan pemangkasan pohon di bahu jalan harus dilakukan secara kolaboratif dengan pemerintah kabupaten, terutama dalam merespons cepat laporan warga,” tambahnya.
Zulkifli menjelaskan bahwa kegiatan pemangkasan ini memiliki tujuan ganda: menjaga keamanan pengguna jalan serta memperhatikan aspek estetika lingkungan, terutama di jalur strategis yang padat aktivitas masyarakat.
Hasil pemantauan dari DLHK Kabupaten Majene akan menjadi dasar pelaksanaan pemangkasan terhadap dahan atau ranting yang mengganggu, membahayakan, atau merusak fasilitas umum.
Tak hanya itu, Zulkifli juga mengimbau partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga keselamatan lingkungan.
“Jika ada pohon yang dianggap membahayakan, warga bisa segera melaporkan ke RT/RW setempat atau langsung ke DLH Kabupaten Majene. Laporan ini akan kami tindak lanjuti dengan penebangan atau pemangkasan sesuai kebutuhan,” jelasnya.
DLH Sulbar menegaskan bahwa pemangkasan pohon bukan sekadar rutinitas tahunan, tetapi bagian dari langkah strategis dan mendesak dalam menjaga keselamatan, estetika, dan kelancaran lalu lintas di wilayah Sulbar, khususnya di titik-titik vital.
Advertorial





