Mamuju, Quantumnews.id – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Sulawesi Barat, Amalia Fitri Aras, memberikan apresiasi kepada TVRI Sulawesi Barat sebagai pemegang hak siar Piala Dunia FIFA 2026.
Hal tersebut disampaikan usai audiensi bersama Kepala Stasiun (Kepsta) TVRI Sulawesi Barat, Mahyar Jamal, di Kantor DPRD Sulbar, Senin, 2 Maret 2026. Pertemuan itu juga menjadi momentum penguatan sinergi dalam penyebarluasan informasi pembangunan daerah.
“Kita apresiasi, karena dengan izin siar Piala Dunia, masyarakat dapat mengakses tayangan secara mudah tanpa khawatir persoalan hak siar,” ujar Amalia.
Ia menjelaskan, ajang sepak bola dunia yang dijadwalkan mulai 11 Juni 2026 tersebut memberi kemudahan bagi masyarakat untuk menyaksikan pertandingan secara luas dan gratis.
“Ini bisa disaksikan langsung oleh masyarakat tanpa biaya. Kita tahu masih banyak daerah yang belum terjangkau siaran televisi swasta, sehingga hak siar ini menjadi angin segar sekaligus hiburan berkualitas bagi masyarakat,” katanya.
Amalia menambahkan, keberhasilan TVRI memperoleh hak siar Piala Dunia 2026 merupakan pencapaian yang membanggakan bagi lembaga penyiaran publik nasional.
“Kita patut berbangga. TVRI sebagai televisi publik kembali dipercaya menyiarkan ajang olahraga terbesar di dunia, yakni sepak bola,” ungkapnya.
Lebih lanjut, ia menilai bahwa penayangan Piala Dunia bukan sekadar tontonan, tetapi juga berpotensi menggerakkan ekonomi masyarakat.
“Ini bukan hanya hiburan, tetapi juga penggerak ekonomi rakyat. Dampaknya bisa dirasakan pelaku UMKM dan sektor usaha kecil lainnya,” pungkasnya.





