Mamuju, Quantumnews.id – Analis Kebijakan Ahli Muda Biro Pemkesra, Muh. Dhany Sadry, menghadiri penandatanganan Rencana Kerja Tahunan (RKT) antara Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat, Rikolto Indonesia, Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar, dan Kementerian Dalam Negeri, Senin (25/8/2025).

Penandatanganan dilakukan oleh Plh. Sekretaris Daerah Provinsi Sulbar, Herdin Ismail, mewakili Gubernur Sulbar, Dr. Suhardi Duka (SDK), bertempat di Ruang Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Barat.

Kerja sama ini merupakan bagian dari Program Kerja Sama Luar Negeri antara Pemerintah Indonesia dan Rikolto Indonesia untuk periode 2025–2027, yang berfokus pada dukungan terhadap sistem pangan berkelanjutan dan inklusif. Kabupaten Polewali Mandar ditetapkan sebagai penerima manfaat utama dari program tersebut.

Program ini bertujuan mengatasi kerawanan pangan akibat perubahan iklim dan ketimpangan ekonomi melalui pemberdayaan masyarakat, alih teknologi pertanian, serta perluasan akses pasar, baik domestik maupun ekspor. Selain itu, program juga menekankan pelibatan anak muda dan kelompok lintas gender guna memperkecil kesenjangan ekonomi dan mendorong kemandirian masyarakat.

Di tempat terpisah, Plt. Kepala Biro Pemkesra, Murdanil, menegaskan bahwa kerja sama ini merupakan langkah strategis Pemprov Sulbar dalam memperkuat ketahanan pangan sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat.

“Melalui program ini, kita ingin memastikan masyarakat tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan pangan secara berkelanjutan, tetapi juga memperoleh manfaat ekonomi dari keterhubungan pasar yang lebih luas,” ujarnya.

Share:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *