Mamuju, Quantumnews.id —Meski hari libur, Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka (SDK) tetap masuk kantor pada Kamis, 29 Mei 2025. Salah satu agendanya adalah menerima lima peserta seleksi Pertukaran Pemuda Antar Negara (PPAN) tingkat nasional di ruang kerjanya.
“Hari ini saya tetap masuk kantor meskipun hari libur, karena banyak pekerjaan administrasi yang harus diselesaikan. Sekarang meja sudah kosong, termasuk menerima berbagai tamu dan instansi,” ujar SDK.
Salah satu tamu yang diterima adalah lima pemuda hebat asal Sulawesi Barat yang akan mengikuti program PPAN, termasuk pertukaran pemuda Indonesia-Australia.
“Kami juga memberikan arahan kepada para calon peserta program pertukaran pemuda. Anak-anak ini berasal dari Polman, Mamasa, Mamuju, dan Pasangkayu. Mereka semua luar biasa,” tambah SDK.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Sulbar, Safaruddin Sanusi DM, menjelaskan bahwa program PPAN menjadi perhatian serius setiap tahun. Tahun ini, lima pemuda Sulbar mengikuti seleksi nasional, dan satu di antaranya berhasil lolos ke Australia.
“Setiap tahun kita mengirim pemuda Sulbar untuk program ini. Sesuai arahan Gubernur, mereka diharapkan menjadi pelopor di bidang wirausaha, sosial, maupun sektor lainnya,” kata Safaruddin.
Dispora juga telah menyiapkan proposal kegiatan untuk mendukung pengembangan kapasitas para alumni PPAN, termasuk pengembangan UMKM, sumber daya manusia, dan bidang kepemudaan.
“Program ini sudah sejalan dengan visi dan misi Gubernur. Beliau sangat mendukung, dan tahun depan kita akan lanjutkan lagi,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua PCMI (Purna Caraka Muda Indonesia) Sulbar, Andi Tenri Wulang, menyampaikan bahwa pembekalan peserta telah dilakukan langsung bersama Gubernur Sulbar.
“Tahun ini kita mendapatkan satu kuota untuk perempuan dalam program pertukaran pemuda Indonesia-Australia. Kami berharap adik-adik ini dapat mempromosikan budaya Sulbar dan menjalankan proyek sosial yang berdampak positif,” tutupnya.





