Penambahan Komisioner KPU Harus Netral Bukan Kader Atau Simpatisan Partai Politik

by -1,009 views

Majene (Quantumnews) – Berdasar Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) No. 31/PUU-XVI/2018 mengembalikan pengisian formasi penyelenggara pemilu di kabupaten/kota dan kecamatan sebagaimana pengaturan UU No. 15/2011 tentang Penyelenggara Pemilu. Dalam beleid itu, KPU di daerah tingkat II dan PPK berjumlah 5 orang. Ini menjadi bukti kuat, Sewajibnya putusan MK ini ditindaklanjuti oleh KPU untuk menambah komisioner di tiap kabupaten/kota. Begitu juga di KPU kabupaten Majene sewajibnya melakukan penambahan komisioner.

“Saya sepakat seperti yang dilansir oleh Hakim Konstitusi Saldi Isra mengatakan penentuan komposisi keanggotaan KPU mesti didasarkan ukuran-ukuran profesionalitas baik dari aspek kualitas maupun kuantitas. Karena itu, pertimbangan anggaran untuk memangkas jumlah komisioner tidak dapat dibenarkan bila mengancam asas-asas pemilu”ungkap muh ilham Usman dosen STAIN Majene Selaigus pengamat Sosial Politik.

Bapak Saldi mengakui bahwa jumlah personal KPU merupakan kebijakan hukum terbuka pembuat UU. Namun, dalam kasus pemangkasan anggota KPU lewat keberadaan Pasal 10 ayat (1) huruf c UU Pemilu, MK dapat membatalkannya secara bersyarat sepanjang tidak melanggar moralitas, rasionalitas, dan ketidakadilan yang dapat ditoleransi.

Dengan mengacu keputusan tersebut, penambahan komisioner tingkat kota/kabupaten Majene tidak perlu lagi melakukan rekruitmen ulang, akan tetapi hanya memasukkan cadangan anggota KPU hasil rekruitmen timsel kemarin.

Dengan catatan, komisioner tersebut harus netral, tidak boleh anggota atau kader partai politik atau terindikasi dekat dengan partai politik tertentu atau simpatisan partai tertentu hingga detik ini. Catatan ini mesti diikuti oleh KPU dalam rangka penyelenggara pemilu sebagaimana disyaratkan dalam UU Pemilu ada lima yang diatur, yaitu indepedensi, kompetensi, kepemimpinan, kesehatan, dan integritas.

“Oleh karena itu, sangat diharapkan para komisioner KPU Kabupaten Majene dapat bersinergi dan bekerjasama dalam rangka menyukseskan Pemilihan Legislatif dan Pemilihan Presiden yang dilakukan secara serentak”Tutupnya.ZL

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *